Minggu, 20 Maret 2016

opini : Alm. Pro. Baharuddin Lopa

malam ini saat saya sedang asik mengotak ngatik beberapa akun sosisal media yang saya miliki, entah mengapa terbersit nama yang tak ganjil lagi di telinga saya, nama yang setiap harinya saya baca ketika hendak menuntut ilmu di Fakultas Hukum Unhas, nama yang tertulis besar di sebuah dinding Aula yang memiliki ukuran cukup luas di banding aula lainnya.
beberapa hari sebelumnya, saya sempat mengikuti seminar Nasional di Auditorium Prof. amiruddin FK-UH, yang mengangkat tema besar "SINERGITAS PENEGAKAN HUKUM DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI" dan "LAUNCHING PUSAT KAJIAN KEJAKSAAN FH-UH". seminar tersebut merupakan salah satu rangkaian Dies Natalies FH-UH. dalam kesempatan tersebut LAUNCHING PUSAT KAJIAN KEJAKSAAN FH-UH dihadiri langsung oleh JAKSA AGUNG RI "H.M. PRASETYO". dan dalam kesempatan yang sama narasumber dalam Seminar Nasional dengan tema besar "SINERGITAS PENEGAKAN HUKUM DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDAN KORUPSI" antara lain: Laode Muhammad Syarif, SH.,LLM.,Ph.D. (Wakil Ketua KPK RI), Dr. Arminsyah, SH.,M.Si (Jaksa Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI), KABARESKRIM POLRI, Prof. Dr. Surya Jaya,SH.,MH. (HAKIM AGUNG MA RI), Prof. Dr. H.M.. Said Karim, SH.,MH.,MSi. seminar tersebut dipandu oleh Prof. Dr. Farida Patitingi.SH.,M.Hum (Dekan FH-UH) selaku Moderator.
seminar nasional tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi daerah dan nasional, namun yang lebih membuat saya tertarik, beberapa kali nama alm. Prof. Baharuddin Lopa diagung-agungkan oleh Narasumber. sebelumnya saya hanya sekadar tahu bahwa beliau merupakan salah satu Dosen FH-UH yang cukup disegani dan dihormati, namun karena beberapa hal saya merasa sangat penasaran dan ingin tahu jauh lebih tentang beliau.
akhirnya, saya teringat nama beliau, sontak saya langsung bertanya kepada om saya yang paling pinter sejagat raya, dan saya tulislah nama beliau " Prof. Baharuddin Lopa" dalam beberapa pilihan saya membuka salah satu blog atau tulisan " Nostalgia: Mengenal Sosok Baharuddin Lopa Jaksa yang Jujur dan amanah" yang di update pada tanggal 29-03-2012, 15:04:12 (kn.blambanganumpu.kejaksaan.go.id). dalam tulisan tersebut meskipun tidak terlalu detail, namun cukuplah menggambarkan sosok beliau yang memiliki integritas yang tinggi selama hidupnya, pejabat publik yang jujur dan amanah, penegak dan pendekar hukum sejati.
penyesalan yang mungkin terbersit dalam benak saya karena saya telat mengetahui tentang beliau, saya terlalu acuh bahkan mungkin saya lupa bahwa saya menuntut ilmu di perguruan tinggi negeri yang memiliki semboyan " JAS MERAH" artinya jangan sekali-kali melupakan sejaran. namun, saya teramat bangga dan terharu ketika membaca tulisan tentang sosok Prof. Baharuddin Lopa, beliau Sosok yang langkah, apalagi di era modern ini, akankah kita akan menemukan sosok seperti beliau? mungkin pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan seluruh masyarakat indonesia yang haus akan keadilan dan rindu akan sosok-sosok pemipin yang sejatinya melindungi dan memberikan hak mereka.
di era saat ini, di negeri yang konon kaya ini yang berjiwa pancasila, telah banyak harapan dan mimpi masyarakat yang dikubur hidup-hidup, mereka tak berani lagi berharap karena pejabat publik saat ini seakan haus dengan jabatan dan kekuasaan, semua pihak dari berbagai kalangan bak berlomba-lomba untuk mendapatkan jabatan dan kekuasaan menebar janji-janji manis, bersikap baik dan penuh perhatian kala hendak ada maunya, kala tiba ia dipuncak jabatan dan kekuasaan yang dimilikinya, semuanya ia hempaskan begitu saja bak debu dan kotoran yang tak berarti, mereka seolah lupa atau mungkin pura-pura lupa bagaimana caranya mereka mendapatkan kekuasaan yang saat ini mereka emban. mereka terlalu sibuk dengan jabatan dan kekuasaannya, memenuhi nafsunya dan membuat perutnya semakin buncit.
fenomena haus kekuasaan, lupa diri, membuat banyak kasus korupsi dikalangan pejabat, dari pejabat kelurahan, pejabat desa, pejabat daerah hingga pejabat nasional, semuanya menguras habis hak masyarakat merampas harta dan kekayaan negara tanpa ampun, tanpa kompromi, mereka berbondong-bondong memenuhi hasrat dan kepentingan masing-masing, hati nurani mereka tak lagi bicara, mungkin beku karena kesilauan mereka akan harta dan kekuasaan. mereka telah lupa diri. pejabat penegak hukum nyatanya melanggar hukum, bak menjilat ludah sendiri di depan umum, mereka sama sekali tak malu, mungkin karena memang mereka tak punya malu. sadis, tragis, dan menyedihkan, inilah kisah nyata bangsa dan negeri ini.
kemana lagi kita akan mencari sosok seperti Prof. Baharuddin Lopa? entahlah, namun yang pastinya kita tidak boleh putus harapan, karena kita masih punya generasi muda, dan semoga semangat, kejujuran, integritas beliau menular pada generasi esok negeri ini.
membaca sekilas tentang sosok beliau, melahirkan rasa kagum yang luar biasa dalam hati, sosok yang sederhana, apa adanya dan bekerja berdasarkan hukum. sosok panutan dan kebanggaan rakyat Indonesia. mungkin saya dan generasi saya tidak sempat mengenal sosok beliau, tidak sempat melihat beliau di muka bumi ini, namun sosok beliau akan hidup dalam hati dan jiwa saya, menuntun dan menjadi semangat saya dalam menuntut ilmu, mendidikasikan diri untuk bangsa dan negara, memiliki integritas, setia, jujur dan sederhana.

" JANGANLAH TAKUT MENEGAKKAN HUKUM, JANGAN TAKUT MATI DEMI MENEGAKKAN HUKUM" (Prof. Baharuddin Lopa)

semoga kelak akan lahir sosok-sosok seperti beliau yang akan membangun bangsa dan negara ini, yang dapat memenuhi dan mewujudkan cita-cita bangsa indonesia dan memberikan kemerdekaan yang sesungguhnya bagi rakya Indonesia..

"TEGAKKANLAH HUKUM MESKI LANGIT AKAN RUNTUH"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar